Hai... kalian
semua para pembaca . Kali ini aku mau ngeshare tentang Air Terjun Iguazu,
Brazil.. Seru loh ada gambarnya lagi liat aja deh...
Cekidot !!
Air terjun Iguazu terletak di perbatasan antara Argentina dan
Brazil. Bentuknya hampir setengah lingkaran, dengan panjang keseluruhan sekitar
2.700 meter. Ini juga yang membuat air terjun ini
sebenarnya tidak hanya terbesar di Brazil, namun juga termasuk yang terbesar di
dunia.
Yang unik dari air terjun ini adalah, ia tidak hanya terdiri dari satu buah aliran air yang jatuh ke Bumi, melainkan terdiri atas 275 buah air terjun kecil yang jatuh secara bersamaan dengan posisi yang berdekatan.
Tinggi rata-rata kumpulan air terjun ini adalah 80 meter, dan terletak di antara 2 buah Taman Nasional milik ke dua negara. Bahkan konon, Air Terjun Niagara pun sebenarnya kalah besar dibanding air terjun Iguazu ini, sebab hanya memiliki tinggi sekitar 50 meter.
Karena menjadi perbatasan bagi Brazil dan Argentina, maka ke 2 negara ini pun punya view sendiri dalam menikmati keindahan air terjun Iguazu yang dalam bahasa setempat artinya "Tenggorokan Setan".
Karena pesonanya yang menakjubkan, Air terjun Iguazu masuk dalam pemilihan New 7 Wonder kategori Nature di tahun 2011 lalu dan berhasil menjadi pemenang.
Sebagai World Heritage atau "warisan alam"yang sangat indah, air terjun ini juga menjadi kehidupan bagi beratus spesies flora fauna langka yang hidup di 2 Taman Nasional yang mengapitnya
Air terjun Iguazu terletak di sungai Iguazu di Taman Nasional
Iguazu Provinsi Misiones dan Taman Nasional Iguaçu, negara bagian Parana,
Brasil.
Keindahannya dapat dinikmati hingga ke negara Argentina. Air terjun ini
secara resmi dipilih sebagai tujuh keajaiban alam dunia oleh panitia 7
Keajaiban Dunia Swiss yang baru, setelah memperhitungkan jutaan suara.
Konon, ada ular besar dan mengerikan yang hidup di sungai Iguazú dan namanya adalah Boi. Setahun sekali, Suku Guarani harus mengorbankan gadis cantik sebagai persembahan untuk Boi dengan cara melemparkannya ke sungai. Semua suku, termasuk suku-suku yang tinggal di tempat jauh, diundang untuk upacara ini.
Pada suatu waktu, seorang anak muda bernama Tarobá, menjadi pemimpin suku. Ketika Tarobá tahu Naipí adalah gadis yang dipilih sebagai korban, Ia memberontak kepada tetua suku dan mencoba untuk meyakinkan mereka agar tidak melakukannya. Namun, usahanya sia-sia.
Untuk menyelamatkan Naipí, ia memutuskan untuk menculiknya pada malam sebelum persembahan dilakukan. Jadi dia menempatkannya di sebuah kano dan melarikannya lewat sungai. Tapi Boi tahu tentang hal ini dan dia menjadi marah. Amarahnya memuncak hingga ia melampiaskannya dengan membelah sungai dan terbentuk patahan yang menenggelamkan Naipí dan Tarobá.





0 komentar:
Posting Komentar